pelayananScreening Untuk Kelainan Muskuloskeletal

Secara umum kondisi muskuloskeletal bisa didiagnosa berdasarkan wawancara maupun tes fisik, tes ronsen, tes laboratorium maupun prosedur diagnosa lainnya yang diperlukan untuk memastikan diagnosa akhir.

TES GAMBAR

X-Ray
X-Ray adalah cara cepat dan sederhana untuk mendeteksi masalah tulang, seperti patah tulang. Mereka juga digunakan untuk menemukan masalah seperti radang sendi, infeksi, tumor, atau kelainan bentuk. X-Ray tidak bisa menunjukkan masalah jaringan lunak seperti urat, ligamen atau cedera otot.

CT Scan
CT scan adalah metode terbaik dalam memeriksa tulang karena memberikan lebih banyak detail dibanding X-Ray. CT Scan mampu menemukan patah tulang atau masalah tulang yang tidak terlihat oleh X-Ray.

MRI Scan
MRI Scan sangat baik untuk memeriksa jaringan tubug seperti otot, ligament dan tulang rawan. Di International Orthopedic Clinic, kami memahami beberapa pasien memiliki fobia ruang sempit. Karena itu kami menyediakan mesin pemindai yang terbuka sehingga anda akan lebih nyaman.

Ultrasonography
Ultrasonografi merupakan metode cepat dan simpel untuk memeriksa pembengkakan di sekitar sendi atau otot yang robek. Metode ini juga bermanfaat untuk mengarahkan jarum saat masuk ke sendi.

TES LABORATORIUM

Tes darah mungkin berguna untuk mendiagnosa gangguan muskuloskeletal yang mempengaruhi seluruh tubuh, bukan hanya satu sendi.

Pada rheumatoid arthritis, suatu penyakit autoimun dapat menghancurkan sendi serta mempengaruhi organ lain, tes darah untuk mengidentifikasi faktor rheumatoid atau antibodi anti CCP dapat membantu proses diagnosa.

Pada ankylosing spondylitis, suatu kelainan yang dapat memengaruhi punggung, tulang panggul, dan sendi pinggul pada orang muda, tes darah dilakukan untuk mendeteksi gen tertentu (HLA-B27) untuk mengidentifikasi penyakit ini.

Jika kelainan ini terdeteksi maka kondisinya dikelola bersama dengan ahli rheumatologis, infeksi dan peradangan dapat dideteksi dan dipantau menggunakan beberapa tes darah untuk mendeteksi gejala peradangan seperti jumlah sel putih (WCC), laju endap darah (ESR) dan C-Protein Reaktif.

UJI DIAGNOSTIK LAINNYA

Nerve conduction studies (NCS) and Electromyography (EMG) adalah tes yang digunakan untuk memberikan informasi tentang kesehatan saraf dan otot. NCS dapat digunakan untuk menentukan apakah ada saraf yang bermasalah, penyebab rasa sakit dan mati rasa. Kondisi umum yang disebabkan oleh saraf terjepit (saraf median di pangkal pergelangan tangan) adalah sindrom Carpal Tunnel, di mana penderita mengalami rasa sakit, kelemahan otot dan mati rasa pada ibu jari dan beberapa jari. Pasien bisa mempertimbangkan operasi syaraf yang terjepit tersebut.

Anda Mengalami Nyeri Dari Cedera ?

Dr Alan Cheung adalah Dokter Bedah Ortopedi dengan spesialisasi cedera akibat olahraga seperti ligamen atau otot robek, cedera tulang rawan pada persendian lutut, pinggang dan bahu. Rekonstruksi Persendian untuk orang dewasa meliputi penggantian lutut menyeluruh atau sebagian dan penggantian pinggul menyeluruh karena osteoarthritis, dan juga operasi dengan robot (sistem Makoplasti, Navio dan Robodoc). Beliau juga berpengalaman menangani trauma (pengobatan patah tulang) dan bedah tumor musculoskeletal (kanker tulang).

Top