Apa itu Osteoporosis?
Osteoporosis adalah penyakit di mana kepadatan tulang berkurang sehinga resiko patah tulang meningkat.
Kerapuhan tulang karena osteoporosis menyebabkan fraktur walau seseorang jatuh dari tempat tidak terlalu
tinggi bahkan tanpa trauma. Daerah kerapuhan yang paling umum adalah tulang belakang (fraktur kompresi
vertebra), pinggul, dan pergelangan tangan. Fraktur karena tulang rapuh juga terjadi pada humerus, tulang
rusuk, dan pinggul. Salah satu jenis patah tulang yang paling serius yang dapat terjadi pada osteoporosis
adalah patah tulang pinggul, yang dapat terjadi sebagai akibat dari jatuh. Diperkirakan ada sembilan juta
patah tulang osteoporosis di seluruh dunia pada tahun 2000.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mendefinisikan osteoporosis berdasarkan pengukuran pemindaian
dual-energy x-ray absorptiometry (DEXA). Saat kepadatan tulang Anda berkurang, resiko patah tulang Anda
meningkat. Kepadatan tulang Anda biasanya dinyatakan sebagai "T-score." Skor-T yang sama dengan atau kurang
dari -2,5 konsisten dengan diagnosa osteoporosis, skor-T antara -1,0 dan -2,5 diklasifikasikan sebagai massa
tulang rendah (osteopenia), dan skor-T -1,0 atau lebih tinggi dikategori normal.
Apa Penyebab Osteoporosis?
Ada banyak faktor resiko yang dapat menyebabkan osteoporosis antara lain penuaan, patah tulang sebelumnya, genetika, berat badan rendah, obat-obatan (terutama steroid oral jangka panjang), rheumatoid arthritis, gizi buruk, merokok, konsumsi alkohol berlebihan dan gaya hidup tidak aktif.


